bicara pada hormon kebahagiaan

Ada masanya dalam satu bulan atau dalam satu siklus wanita kehilangan itu, sebut saja hormon kebahagiaan. Andai bisa menjaganya terus ada tanpa harus kehilangannya…

sebenarnya saya tidak percaya hormon kebahagiaan itu nyata adanya. sampai beberapa kali saya merasa sedih tiada hingga. sedih akan semuanya, segalanya yang tidak sesuai rencana. yaa hormon itu memang nyata adanya..

hei kamu. seandainya saya  tidak menyadari kepergianmu, tidak menyadari hilangnya kamu. mungkin saya  tidak akan sesedih ini. andai sedih bisa dikontrol kini pasti tidak begini.

tidak sampai menangis. hanya kecewa, marah dan kesal dengan segalanya.

sepertinya semuanya salah, semuanya tanpa arah.

hei kamu, saat kamu kembali saya akan bersyukur kepada Allah.

sehingga saat lain waktu kamu pergi lagi, kebahagiaan itu bisa abadi

Advertisements

About Sonia

I am what i think.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: