saat itu, saat ini dan nanti

sedikit berkisah tentang alasan kenapa dulu bisa terdampar di organisasi ini.

dulu kisahnya ada acara pergantian pengurus baru, disitu angkatan 08-09 terlihat begitu sedih saat berpisah (terutama yang wanita) entah karena cengeng atau memang sedih adanya, mereka menangis dalam pelukan. terus, saya? saya jadi sedih tapi gak ikutan nangis, siapa saya? saya cuma dokumentasi acara saja saat itu.

saya putuskan, saya butuh seperti ini saya ingin seperti menangis demisioner OSB dulu, saya menangis. dalam sujud saya menangis dalam pelukan saya menangis. sedih dan bangga rasanya saat itu. Penting sekali saat itu bagi saya, sungguh.

lalu, saat itu saya masuk kedalamnya. hangat sedikit terasa, tapi tidak nyata nampaknya. mungkin di bagian saya bernaung tidak cukup lovely, tapi saya sempat numpang lewat ke bagian sebelah, dan saya melihat adegan itu lagi, mereka menangis saat akhir tahun mereka akan berpisah. menangis, dan saya juga ikut saat itu.

tapi saya tidak pernah menangis untuk diri sendiri, untuk bagian dari saya. saya menangis melihat orang lain, merasakan hangatnya dan eratnya hubungan mereka. apa saya mati rasa ya? atau saya kurang bersyukur? atau memang tidak ada rasa?

yaa saat itu saya merasa sedih, terharu melihat mereka. lagi-lagi saya tidak ada didalamnya, hanya penonton.

lalu, saat ini saya melihat mereka lagi, orang-orang baru. mereka tidak menangis, tapi saya yang terharu. saya membayangkan saat itu datang lagi, saat mereka sadar mereka harus berpisah, usai sudah, purnabakti mereka.

terdiam sesaat dan menulis ini semua, lalu bagaimana nanti? apa saya lagi-lagi tidak berada didalamnya, atau saya seharusnya sedikit saja merasakannya dan tidak mengabaikannya… yaah nanti itu tidak ada yang tahu.

mungkin cukup saya, dan Allah SWT yang tahu.

bersyukur, karena saat ini masih ada kenangan indah sendiri, ada saya didalamnya. bersyukur karena masih diberi kesempatan, walaupun belum seperti mereka, tapi bagian dari saya juga luar biasa. sungguh saya bangga….

melihat bagian dari saya, menyadari bahwa bagian ini juga luar biasa.

yaahhh mari dilihat nanti, akankah ada air mata dalam pelukan.

semoga semua berakhir bahagia :’)

Advertisements

About Sonia

I am what i think.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: