#3sebuahkisah

‘Rev, lo udah minta tanda tangannya belum? buruan gih’ ujar Ojan.

‘Iya ini baru mau janjian ketemu, yang mana sih orangnya?’

‘Itu tuh yang pake jilbab biru’

Aku pun melihat ke arah jilbab biru yang tadi di tunjuk Ojan. Yah, lagi-lagi berhubungan dengan orang baru. Aku bukan orang yang suka mengenal orang baru, karena bagiku mereka hanya sekedar datang dan pergi, tidak berkesan. Aku tidak tertarik.

‘Sorry boleh minta tanda tangan buat surat ini?’

‘Oh dari lembaga mana ya? Ini acara apa?’

‘Wah ini tadi cuma dititipin teman, maaf yaa. Mungkin bisa dibaca disitu’ ujarku, semoga wanita ini segera menandatangani surat ini, dan aku bisa segera pergi.

‘Hmm, ini nama nya salah, harusnya Keisha Ramadhina, pake huruf ‘H’. maaf belum bisa tanda tangan’

‘Gue butuh banget tanda-tangan lo, udah sih tanda tangan aja ya’

‘Sori gue nggak bisa’

‘Oke’ kesal aku pun pergi meninggalkan wanita itu. Salah tulis nama ya, menurutku siapa juga yang hafal penulisan nama orang, Keisha. Cukup tahu namanya. Semoga nggak akan berurusan lagi sama orang itu, pikirku.

Aku menggerutu, kesal. Kenapa harus aku yang meminta tanda-tangannya. Itu bukan tugas utamaku.

Oh birokrasi, aku benar-benar membencimu. Hidupku lebih indah tanpamu, dan tanpa surat salah tulis nama tadi. Keisha, bagiku nama ini yang tidak ingin aku ingat. Semoga tidak akan bertemu dengannya lagi, cukup hanya tahu. Bagiku, mengenal orang baru itu hanya untuk datang dan pergi.

Advertisements

About Sonia

I am what i think.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: