#1sebuahkisah

‘Dia baik ya, Kei’ ujar Sasha menanggapi ceritaku.

aku hanya terdiam, tersenyum namun mungkin hanya Tuhan yang tahu artinya. perkataan dari sahabatku membuatku termenung, sungguh bahkan sahabatku menyukainya.

‘Iya dia emang baik Sha, doain ya’

‘Yang terbaik buat lo, Kei’

‘Mungkin emang cuma bisa sampai sini Sha, sekarang belum bisa berbuat apa-apa, jodoh nggak kemana kok’

‘Please Kei, jodoh emang ga akan kemana tapi kalau nggak ada usaha yah sama aja. Percaya prinsip ikhtiar dan tawakkal kan Kei, nah  itu tuh kuncinya’

‘Hahaa, iya kah? Tapi tetep aja, waktunya belum tepat Sha’

‘Yah batu sih’

‘Hahaa’ aku tak tahu lagi harus menjawab apa. Mungkin benar teori ikhtiar dan tawakkal itu, tapi tetap saja,  aku masih menunggu waktu yang tepat itu datang. Walaupun aku tidak tahu menunggu itu seperti apa, berapa lama, bagaimana rasanya. Yang aku tahu, ini semua lebih baik daripada aku mengejar sesuatu yang ternyata hanya fatamorgana.

aku berharap, yah bukan denganmu. tapi denganNya.

 

 

Advertisements

About Sonia

I am what i think.

2 responses to “#1sebuahkisah

  1. mako

    uuuuh soniaaaaa aku tau banget rasanya itu hahaha

  2. Sonia

    itu terinspirasi dari kisahmu mako :3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: