Presiden Mendengar

Kisah ini bukan tentang presiden negeri ini. Ini tentang pemimpin lain yang disebut Presiden Mahasiswa. Baiklah, pertama ini bukan pencitraan karena yang akan saya tulis mungkin hanyalah hasil pengamatan nyata yang terjadi disekitar.
Dikisahkan, ada seorang anak staf media bem fakultas x yang hendak memasang poster dipusat info. Karena postur yang tidak semampai, meminta bantuanlah anak itu kepada sang pimpinan, Presiden Mahasiswa.
Dengan senang hati sang peminpin menolong, tak berapa lama datang seorang mahasiswa tingkat atas, kurang lebih begini percakapannya:
Mahasiswa timlngkat atas:  MTA
Presiden Mahasiswa:  PM

Mta:  Rendy (salah sebut nama presiden) ya, kenalkan saya deni.
Pm: iya saya (tetap meladeni) ada apa mas?
Mta: ini lho, saya mau ngomongin tentang masalah CBT….. (pembicaraan yang cukup panjang yang dilakukan sambil berdiri ditengah jalan didepan papan informasi, hingga akhirnya si anak media itupun pergi meninggalkan sang Presiden yang sedang Mendengar jeritan mahasiswa tersebut).
Singkat cerita, si MTA mengutarakan secara langsung segala harapannya, harapan satu angkatannya. Mungkin dia memang hanya mahasiswa biasa, bukan siapa siapa diangkatannya, namun yang dia utarakan sepenuhnya adalah suara satu angkatan. Seluruh jeritan teman-temannya.
Di akhir kisah sang Presiden langsung bertemu para menteri dan mulai menyampaikan amanah si MTA. Dan keluh kesah sang mahasiswa yang dengan cukup berani diutarakan langsung kepada sang presiden itupun segera di tanggapi.

Itu hanyalah suatu realita singkat, nyata dan membuat saya pun berharap.

Andaikan saja seluruh jajaran petinggi di sana seperti ini. Mendengar itu penting, namun bukan hanya telinga. Pakailah hati dan pemikiran kalian wahai pemimpin.
Mungkin belum ada bukti nyata hasil tanggapan keluhan tersebut, namun ada usaha disana usaha untuk nendengar menggunakan telinga, hati dan pikiran. Kemudian harapan selanjutnya adalah menjalankan apa-apa yang pernah diutarakan.

Bahkan Allah selau mengingatkan dalam firmannya, qs. As shaff ayat 3 ” amat besar kebencian disisi Allah bahwa kamu mengatakan hal-hal yang tidak kamu kerjakan.”

_  

Advertisements

About Sonia

I am what i think.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: